Harapan dan salah satu tujuan lainnya, pihaknya menginginkan adanya kenaikan honor pada guru MDT. Karena mereka tidak mendapatkan gaji tetap. Pendapatan para guru honorer tergantung insentif diberikan pemerintah.
“Melihat cikal bakal perbaikan akhlak anak-anak di Jakarta. Semoga hadirnya Pemprov DKI memberikan suntikan insentif. Tadi disinggung Kabiro Dikmental DKI, kami harap ada terobosan lain, guru honorer membentengi anak-anak agar berakhlakul karimah,” ujarnya.
“Kami juga harapkan Pemprov DKI terketuk hatinya menyejahterakan para guru MDT dan lebih terbuka lagi,” tambahnya.
Turut hadir dalam acara Fajar Eko Satriyo, Kepala Biro Dikmental Prov DKI Jakarta, Adib, Kepala Kemenag Prov DKI Jakarta, dan Samsul Ma’arif, Tandzidiyah PWNU Jakarta (Tausiyah). (Joesvicar Iqbal)
