Menurut Heri, peristiwa itu bermula saat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan Cibungbulang. Sebuah pohon besar di dekat pabrik tumbang dan menimpa sebagian atap bangunan.
“Semalam hujan besar dan angin puting beliung. Nah, salah satu pohon besarnya tumbang jatuh ke gedung pabrik dan setelah itu terjadi kesurupan massal,” ujarnya.
Setelah kejadian, warga sekitar dan pihak manajemen pabrik berupaya menenangkan para karyawan yang diduga kesurupan. Beberapa orang dipanggil untuk membantu secara spiritual, sementara lainnya menjaga situasi agar tidak semakin ricuh.
Namun, pihak manajemen pabrik disebut tidak kooperatif saat aparat mencoba melakukan pendataan lebih lanjut.
“Pihak pabrik memilih menangani sendiri dan tidak ingin diperiksa lebih jauh. Kami hanya mengimbau agar karyawan yang sudah sadar segera dipulangkan untuk istirahat,” kata Kapolsek.
Hingga Jumat pagi, situasi di lokasi sudah kembali normal. Tidak ada laporan korban luka maupun kerusakan berat di pabrik, selain bagian atap yang tertimpa pohon.
