Sementara, Sahal Mubarok mengulas dari dua narasumber yang melihat perspektif, capaian-capaian dan fakta-fakta yang sampai saat ini rakyat Indonesia bisa rasakan.
“Saya ingin melihat dalam konteks perdebatan dan kontroversi. Sebenarnya soal pemberian penghargaan pahlawan nasional terhadap Pak Harto, teman-teman semua pasti punya akun IG dan Tiktok, pasti tahu perdebatan dan kontroversi penyematan gelar kepahlawanan ini. Namun begitu, kita harus menilai kelayakan penyematan gelar Pahlawan Nasional mesti dilihat secara objektif,” kata Sahal.
Namun begitu, perlu disadari bahwa hal paling menjadi catatan penting adalah soal kapasitas building menjadi pemimpin itu bukan hal mudah, karena apa sekali salah mengambil keputusan kebijakan, maka dampaknya bukan hanya untuk diri pribadi tetapi itu kepada masyarakat publik dan negara.
Sosok Soeharto pun begitu, beliau paham keputusan kebijakan yang telah ditetapkan pada masanya, tidak semua diterima oleh Rakyat Indonesia.
Soeharto berhasil menjaga stabilitas nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Dia menyebut, selama Orde Baru, pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata mencapai 7 persen, inflasi terkendali, dan kebutuhan pokok relatif terjangkau.
