Ditemui awak media pada Selasa (26/8/2025). Pemilik Toko Kopi Cap Bemo Pasar Rawamangun, Edward Nurjadi, 49, menuturkan, sejak tahun 1965 Toko Kopi Cap Bemo ini didirikan, saat ini sudah generasi kedua. Sejatinya kala itu Toko Kopi Cap Bemo dan beberapa toko kopi lainnya bertengger di kawasan Pasar Rawamangun ini.
Namun, seiring berjalannya waktu toko kopi lainnya gulung tikar, sedangkan Toko Kopi Cap Bemo tetap bertahan dan eksis hingga menjadi satu-satunya toko kopi yang berdiri tegak di Pasar Rawamangun.
“Karena kan dulu belum ada yang banyak berdagang kopi, apalagi yang sachet-an. Kopi Cap Bemo ini terus eksis, berinovasi dan tampil lebih modern,” tutur Edward sambil meracik menyeduh dua gelas kopi di Pasar Rawamangun, Selasa.
Edward mengungkapkan, tahun 2011 toko kopi ini diteruskan dan dikembangkan oleh dirinya. Sejurus para pelanggannya bertambah banyak, berkembang luas, sampai saat ini Toko Kopi Cap Bemo menjadi dikenal luas dan sudah banyak mengirimkan ke sejumlah restoran, cafe dan hotel serta instansi pemerintah.
