Banjir juga dilaporkan sebagai kejadian baru di Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, Senin (17/2). Sebanyak 332 KK dan atau 868 jiwa terdampak, 164 jiwa mengungsi, serta 317 unit rumah terdampak.
“Penanganan kini masih berlangsung dalam status Siaga Darurat Provinsi Jawa Barat hingga 30 April 2026”.
Di Jawa Tengah, kejadian baru tercatat di Kota Semarang pada Senin (16/2). Banjir berdampak pada 613 KK atau 1.857 jiwa dengan jumlah rumah terdampak yang sama.
“Kondisi terkini menunjukkan banjir telah surut dan warga melakukan pembersihan lingkungan secara mandiri,” ujar Abdul.
Selain itu, tanah longsor sebagai kejadian baru terjadi di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Selasa (17/2). Sebanyak 19 KK terdampak dengan 19 unit rumah terdampak. Saat ini warga bersama unsur terkait melakukan pembersihan material longsor di bawah status Siaga Darurat hingga 19 Maret 2026.
Pada kategori data terkini, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Riau tercatat mencapai total kurang lebih 566,8 hektare sejak 1 Januari hingga 17 Februari 2026, tersebar di sembilan kabupaten dan dua kota. Status Siaga Darurat berlaku hingga 30 November 2026 dan upaya pemadaman masih berlangsung di sejumlah wilayah.

