Di Kabupaten Pekalongan, banjir menyebabkan 1 jiwa meninggal dunia dan berdampak pada sekitar 18.903 KK atau 59.729 jiwa dengan kurang lebih 11.582 unit rumah terdampak; banjir belum sepenuhnya surut meski sebagian warga telah kembali ke rumah.
Di Kabupaten Demak, banjir berdampak pada sekitar 6.806 kepala keluarga atau 23.214 jiwa dengan sekitar 6.151 unit rumah terdampak dan sekitar 10 jiwa sempat mengungsi; kondisi air berangsur surut.
Banjir bandang di Kabupaten Pemalang menyebabkan 1 jiwa meninggal dunia dan 9 jiwa luka-luka, berdampak pada kurang lebih 285 KK atau 911 jiwa dengan 54 unit rumah rusak; akses lokasi kini telah dapat dilalui kendaraan dan debit sungai menurun.
Kemudian, tanah longsor di Kabupaten Brebes berdampak pada sekitar 175 KK dan atau 532 jiwa dengan 10 unit rumah rusak. Potensi longsor susulan pun masih tinggi akibat hujan.
Di Provinsi Jawa Timur, banjir di Kabupaten Pasuruan berdampak pada 2.880 KK dan jumlah rumah terdampak yang sama, dengan kondisi cuaca masih hujan. Di Kabupaten Jember, banjir menyebabkan 1 jiwa meninggal dunia, 7.445 KK terdampak, 7.249 unit rumah terdampak serta 13 unit rumah rusak; banjir telah surut dan masa Tanggap Darurat berlangsung hingga 25 Februari 2026.
