Di Jawa Tengah, pembaruan data menunjukkan banjir di Kabupaten Grobogan berdampak pada kurang lebih 9.736 KK, dua unit rumah rusak dan sekitar 30 jiwa mengungsi mandiri. Di Kabupaten Pemalang, banjir berdampak pada kurang lebih 5.729 KK atau 21.480 jiwa dengan kurang lebih 5.256 unit rumah terdampak, dan saat ini air telah surut serta memasuki tahap pembersihan.
Banjir di Kabupaten Tegal menyebabkan 1 jiwa luka ringan, kurang lebih 9.518 jiwa terdampak, 896 unit rumah terdampak dan 1 unit rumah rusak; kondisi telah surut dan warga bergotong royong membersihkan lingkungan.
Pergerakan tanah di wilayah yang sama mengakibatkan 668 KK atau 2.523 jiwa mengungsi serta 691 unit rumah rusak, dengan distribusi logistik mencapai 2.711 porsi per hari selama masa Tanggap Darurat hingga 2 Maret 2026.
Banjir bandang di Kabupaten Purbalingga mengakibatkan 1 jiwa meninggal dunia dan 1 jiwa luka berat, berdampak pada 60 KK atau 263 jiwa dengan 145 jiwa mengungsi serta 142 unit rumah rusak. Distribusi air bersih dan logistik terus dilakukan bersamaan dengan pemantauan pembangunan hunian tetap.
