Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Biar Tekor Asal Kesohor
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Opini > Biar Tekor Asal Kesohor
Opini

Biar Tekor Asal Kesohor

BULOG, dengan segenap plus minusnya, terbiasa mengerjakan hal-hal "tidak biasa".

Timur
Timur Published 11 Mar 2026, 14:03
Share
10 Min Read
Beras impor Bulog. Foto: Dok Bulog
Ilustrasi beras Bulog. Foto: Dok Bulog
SHARE

Publik awam mengenal hanya dua mutu beras: premium dan medium. Butir patah, kadar air, butir menir, dan butir lainnya (butir berwarna putih/bening, kuning, dan merah) beras premium masing-masing maksimal 15%, 14%, 0,5%, dan 1%. Sedangkan butir patah, kadar air, butir menir, dan butir lainnya untuk beras medium masing-masing maksimal 25%, 14%, 2%, dan 4%. Derajat sosoh kedua mutu beras tersebut minimal 95%.

Berbeda dengan mutu beras ekspor, cadangan beras pemerintah (CBP) yang dikelola oleh BULOG selama ini berkualitas medium. BULOG juga memiliki beras mutu premium yang dijual secara komersial. Tapi, dari sisi kualifikasi mutu tetap berbeda dengan beras yang diekspor ke Arab Saudi saat ini. Ini menunjukkan regulasi di Indonesia tidak sejalan dengan kualifikasi beras yang diperdagangkan di pasar dunia.

Menurut Ahmad Rizal, beras tersebut dibanderol Rp16 ribu/kg. Yang belum jelas: apakah itu harga FOB (free on board) atau CIF (cost, insurance, and freight)? Beda keduanya terletak pada pembagian biaya dan risiko pengiriman. FOB berarti penjual menanggung risiko hingga barang dimuat di kapal di pelabuhan asal. Sedangkan CIF berarti penjual menanggung biaya kirim dan asuransi hingga barang tiba di pelabuhan tujuan. Kalau Rp16 ribu/kg itu harga FOB, tentu harga yang sangat bagus.

Previous Page1234567Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: beras bulog, bulog, ekspor ke arab saudi, jamaah haji, khudori
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article 8bceec5cd3e4f764ea0901d8ce4ec66f1 OJK Terbitkan Aturan Baru tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing dan Alih Pengetahuan di Perbankan
Next Article Gedung Merah Putih KPK. Foto: Dok ipol.id Pasca OTT, Bupati Raja Lebong Jadi Tersangka KPK

TERPOPULER

TERPOPULER
Ilustrasi zodiak untuk minggu baru selalu membawa kemungkinan baru. Foto: Istcok @bymuratdeniz
Gaya hidup

Ramalan Zodiak Minggu Ini 26 April 2026: Cinta Menghangat, Keuangan Perlu Waspada

Olahraga
Kick-Off KLIC FEST 2026: Indonesia Becomes First Host in Asia
26 Apr 2026, 18:12
Politik
Legislator Golkar Soroti Potensi Pajak Kendaraan Listrik di Jakarta
26 Apr 2026, 14:47
News
Pernikahan El Rumi dan Syifa Hadju Digelar Hari Ini
26 Apr 2026, 14:51
Ekonomi
BRI Consumer Expo 2026 Hadir di Surabaya, Solusi Lengkap Hunian, Kendaraan, hingga Liburan dalam Satu Event
26 Apr 2026, 12:21
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?