Tidak heran, kalau para pemimpin bangsa selalu berkata “Kita wajib bersyukur pada Tuhan YME yang telah mentakdirkan sebagai bangsa yang kaya raya akan kesenian”.
Pembangunan Kota Jakarta tidak dapat dipisahkan dengan fungsi dan status Kota Jakarta, sehingga pembangunan Kota Jakarta tidak semata-mata untuk menyejahterakan warganya, tetapi juga memperhatikan latar belakang sejarah panjang melalui perwujudan suprastruktur seni di Jakarta dengan program-program seni pertunjukan terpilih.
“Seni pertunjukan penting dalam konteks kota, karena warga kota bisa menggunakan seni pertunjukan sebagai bagian dari pembacaan dirinya dan realitas di sekitarnya,” imbuh Mifta.
Sementara, Kepala Unit Pengelola Gedung Pertunjukan Seni Budaya (UP GPSB), Rinaldi menambahkan, seni pertunjukan merupakan ujung tombak kesenian, karena seni pertunjukan langsung menggunakan tubuh manusia sebagai media penceritaan memvisualisasikan narasi, emosi, dan konflik.
Ceritanya menjadi penting untuk menghambat gerak komoditi dan komersialisasi nilai-nilai.
