IPOL.ID – Memanasnya konflik antara Iran melawan Amerika Serikat – Israel mulai memicu kekhawatiran terhadap stabilitas ekonomi global. Pemerintah Indonesia kini bersiap mengantisipasi dampak lanjutan perang tersebut. Terutama terhadap harga energi, pasar keuangan, hingga Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat meninjau pasar Tanah Abang Jakarta pada Senin (9/03/2026) menegaskan pemerintah terus memantau perkembangan geopolitik di Timur Tengah karena konflik tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga minyak dunia dan memicu tekanan pada fiskal negara.
“Pemerintah berkomitmen menjaga defisit anggaran tetap terkendali di bawah tiga persen dari PDB meski ada tekanan global,” ujar Purbaya.
Perang Iran melawan AS-Israel juga menimbulkan kekhawatiran terhadap pasokan energi global. Ketegangan di kawasan tersebut bahkan dikaitkan dengan potensi gangguan jalur distribusi minyak dunia, yang bisa membuat harga minyak melonjak dan menambah beban subsidi energi Indonesia.
