Ia juga menekankan pentingnya mempertimbangkan rasa keadilan masyarakat dalam setiap kebijakan anggaran. Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat bagi jajaran pemerintah daerah untuk lebih cermat dan sensitif terhadap persepsi publik.
Rudi juga menyebut kepercayaan masyarakat penting untuk dijaga karena merupakan modal utama dalam menjalankan pemerintahan. Transparansi dan keterbukaan, termasuk kesediaan mengakui kekurangan, dinilai menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan tersebut.
Di akhir pernyataannya, ia berkomitmen untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan kebijakan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.
“Ke depan saya akan lebih berhati-hati dalam bertutur kata agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru,” ucapnya. (far)
