“Dalam bimbingan ini juga diajarkan soal digitalisasi. Bagaimana nanti semuanya bisa disatukan dalam sebuah aplikasi yang mendukung UMKM dari hulu sampai hilir,” ungkap Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, dqlam pembukaan kegiatan bimbingan teknis pengembangan ekonomi kreatif tahun 2026 di Hotel Novotel Pulomas, Jakarta Timur, Selasa.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 300 pelaku Jakpreneur binaan Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta Timur mendapatkan pelatihan terkait pengembangan usaha berbasis digital.
Munjirin menjelaskan, transformasi digital menjadi salah satu fokus utama Pemkot Jakarta Timur dalam meningkatkan daya saing UMKM di tengah ketatnya persaingan pasar saat ini.
Menurut dia, perkembangan teknologi menuntut pelaku usaha untuk lebih adaptif dalam menjalankan bisnis, khususnya dalam pemasaran produk dan pengembangan jaringan usaha.
Pelatihan diberikan tidak hanya sebatas teori, tetapi juga diarahkan pada implementasi praktik usaha yang sesuai dengan kebutuhan pasar digital.
