Hal tersebut diutarakan oleh Presiden Komisaris PT Bundamedik Tbk, Dr dr Ivan Rizal Sini. Dr Ivan mengatakan, kepemimpinan dalam bedah robotik tidak dibangun hanya melalui investasi teknologi, tetapi melalui pengalaman klinis, kualitas sumber daya manusia, serta kemampuan menangani kasus-kasus yang semakin kompleks.
Selama lebih dari satu dekade, BMHS secara konsisten membangun kompetensi dokter, memperkuat kolaborasi multidisiplin, mengembangkan standar praktik mengedepankan keselamatan pasien.
“Peningkatan kapabilitas layanan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang kami untuk terus jadi rujukan dalam pengembangan bedah robotik di Indonesia, sekaligus berkontribusi membangun ekosistem melalui pendidikan, riset, dan pengembangan talenta medis. Dan ini bukan ancaman, dengan mengadopsi teknologi yang ada,” ungkap Dr Ivan di RSU Bunda Jakarta, Senin (27/7/2026).
Peningkatan kapabilitas layanan ini semakin memperluas kemampuan tim dokter dalam menangani tindakan bedah yang presisi dan minimal invasif, termasuk pada area anatomi yang kompleks.
