Dr Ivan katakan, dirinya mengapresiasi adanya inovasi, RSU Bunda Jakarta sejak tahun 2012 telah melakukan operasi robotik, 1.000 operasi telah dilakukan dengan robotik, sehingga disini bisa bertukar pengalaman lebih banyak dan membangun visi, pemerintah Kementerian Kesehatan mempunyai inisiatif yang revolusioner dan membuka jalan hingga pembedahan invasif lebih banyak lagi.
Melihat perkembangan teknologi 2012 dahulu memiliki banyak tantangan, pasien, teman sejawat yang belum menerima, kemudian di sisi asuransi, khususnya pada masyarakat secara umum.
Ilmu Kedokteran memiliki evolusi, dan inovasi. Inisiatif para dokter terlibat selama 15 tahun dengan sharing knowledge dengan melakukan bedah robotik itu.
“Bicara adopsi dan teknologi, perawat dan lainnya bergerak bersama, kita tidak bisa berjalan sendiri. Sebagai praktisi. Pengalaman ini bisa ditularkan. Sumber daya dibangun bersama, kolektif bersama pemerintah, rumah sakit hingga vendor,” katanya.
Adanya kolaborasi strategis, RSU Bunda Jakarta dan pihak Akademisi – ITB, ke depannya bagaimana Indonesia dapat menjadi player dalam dunia robotik.
