IPOL.ID-Sampah yang dihasilkan dari Jakarta yang dibuang ke TPST Bantargebang, Bekasi Jawa Barat melebihi daya tampung. Hal itu pun dinilai perlu penanganan serius dari Pemprov, khususnya dalam pola pembuangannya.
Wakil Ketua Fraksi Demokrat-Perindo DPRD DKI Jakarta, Nurafni Sajim meminta agar desentralisasi pengolaham sampah dilakukan dalam waktu cepat.
Apalagi, saat ini volume sampah di TPST Bantar Gebang sudah mencapai 7.735 ton per hari. Berkaca pada hal itu, Jakarta saat ini dinilai dalam situasi krisis pengelolaan sampah.
“Bantar Gebang sudah kelebihan kapasitas. Padahal kapasitas desainnya hanya 6.500 ton per hari,” tegas Wakil Ketua Fraksi Demokrat–Perindo, Nur Afni Sajim dalam rapat paripurna penyampaian pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 di Gedung DPRD Jakarta, Senin (16/6/2025).
Menurutnya, 67 persen dari total timbulan sampah harian Jakarta berupa sampah organik, namun sangat sedikit yang diolah menjadi kompos atau biogas.
