IPOL.ID – Iran secara terbuka mengejek ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang sesumbar akan melenyapkan infrastruktur energi dan militer Teheran dalam hitungan jam.
Anggota Dewan Penentu Kebijakan Iran, Saeed Jalili menanggapi dingin gertakan tersebut. Alih-alih merasa terintimidasi, Jalili justru menganggap Trump banyak omong dan pernyataan itu membongkar karakter asli AS di mata dunia.
“‘Diam saja’ bukan respons yang tepat terhadap ocehan Trump; biarkan dia berbicara lebih banyak,” tulis Jalili di akun X, dikutip Selasa (7/4).
“Tidak ada yang lebih efektif dalam memperlihatkan wajah asli Amerika Serikat selain luapan pernyataan Trump,” imbuhnya.
Pernyataan Jalili muncul setelah Trump kembali melontarkan ancaman keras terhadap Iran dalam konferensi pers di Gedung Putih, Senin (6/4). Dalam kesempatan itu, Trump menyatakan Amerika Serikat mampu “melenyapkan” Iran hanya dalam satu malam.
Ancaman tersebut merupakan bagian dari tekanan Washington agar Teheran segera membuka akses di Selat Hormuz, sekaligus merespons dinamika negosiasi gencatan.
