IPOL.ID – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan kesiapan layanan bagi jemaah haji Indonesia selama berada di Makkah. Fasilitas akomodasi, konsumsi, hingga transportasi disebut telah dipersiapkan guna menyambut pergerakan jemaah dari Madinah ke Makkah yang dijadwalkan mulai 1 Mei 2026.
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Makkah, Ihsan Faisal, menyatakan telah menginstruksikan jajaran untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap hotel yang akan ditempati jemaah.
“Kita sudah menginstruksikan kepada para Kepala Sektor untuk segera memulai mengecek seluruh hotel-hotel, termasuk fasilitas dalamnya, tempat tidur, kamar mandi, fasilitas ruang makan, musala, lobi, dan lain sebagainya,” kata Ihsan dalam keterangannya dikutip Minggu (26/4).
Selain tempat tinggal, layanan konsumsi juga menjadi prioritas utama guna menjaga stamina jemaah selama menjalankan ibadah.
Tim advance Kemenhaj telah mengecek berulang kali ke dapur-dapur penyedia layanan konsumsi untuk memastikan tidak ada kendala.
Jemaah nantinya akan mendapatkan jatah makan sebanyak tiga kali sehari.
