Saat ini, Safriani tercatat sebagai salah satu peserta Calon Guru Penggerak (CGP) angkatan 9. Awalnya, ia merasa kurang percaya diri karena penguasaan teknologi informasi (TI) yang minim. Namun, ia menyadari bahwa TI menjadi sebuah kebutuhan dalam berbagai lingkup kehidupan termasuk dunia pendidikan di masa depan.
“Pembelajaran dengan menggunakan TI lebih menarik dan menyenangkan bagi siswa. Oleh karena itu, saya terus belajar baik secara daring maupun langsung kepada orang-orang yang berkompeten di bidang itu. Insha Allah, usaha tidak akan mengkhianati hasil. Meskipun belum mahir, sekarang saya sudah bisa menggunakan TI dalam setiap pembelajaran saya,” tuturnya antusias.
Kepala Sekolah SDN 7 Syamtalira Aron, Mahdi, mengaku bangga memiliki tenaga pendidik seperti Safriani di sekolahnya. “Bu Safriani adalah guru muda yang penuh semangat, bertanggung jawab, suka menolong sesama guru, dan dekat dengan anak-anak. Saya sangat mendukung peningkatan kompetensi guru dengan melakukan pelatihan dalam komunitas belajar di sekolah yang dilakukan setiap hari Sabtu setelah pulang sekolah selama dua jam,” tutur Mahdi.
