Setelah 8 tahun mengabdi sebagai guru honor, akhirnya pada tahun 2014, Safriani berkesempatan melakukan pemberkasan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dari kategori honorer. Setahun kemudian, baru ia dapat mengikuti ujian seleksi.
Kesabarannya kembali diuji karena ia harus menanti pengumuman kelulusan dalam waktu yang cukup lama. “Kesabaran saya akhirnya berbuah manis, Alhamdulillah saya lulus dan menjadi salah satu CPNS dari SDN 7 Syamtalira Aron,” ucapnya penuh rasa syukur.
Setelah menjadi CPNS, Safriani dipercaya untuk mengikuti seleksi Guru Berprestasi namun sayangnya tidak lolos seleksi administrasi karena kendala belum memiliki sertifikat pendidik dan kepangkatan.
“Namun, saya tetap bersemangat melakukan aktivitas seperti biasanya dengan terus mengembangkan kompetensi diri. Tak lama kemudian, saya mendapat berita kelulusan seleksi akademik Pendidikan Profesi Guru (PPG) tahun 2020 dari Sistem Informasi Manajemen untuk Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIMPKB) dan bisa mengikuti pelatihan PPG dalam jabatan pada tahun 2021,” jelasnya.
