IPOL.ID – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diamanatkan kepada BPJS Kesehatan sejak tahun 2014 telah banyak membantu masyarakat Indonesia yang sudah terdaftar sebagai peserta JKN. Hingga saat ini, BPJS Kesehatan selalu berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada para pesertanya yang membutuhkan akses layanan di fasilitas kesehatan (faskes).
Kemudahan yang diberikan kepada peserta tidak hanya melalui inovasi digitalisasi, tetapi juga dengan alur pelayanan yang memudahkan peserta dan hak peserta yang tidak pernah dibedakan.
Gheriya Rahima (20), salah seorang peserta JKN yang saat ini terdaftar sebagai mahasiswi jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) di salah satu Universitas Negeri di Indonesia membagikan pengalamannya saat menggunakan JKN. Sebagai mahasiswi PWK semester 5, Gheriya sudah mulai terlibat dengan kegiatan praktek lapangan dan kerap melakukan perjalanan ke luar kota, bahkan saat libur kuliah dia terlibat beberapa proyek pemerintah yang letaknya jauh dari kampung halamannya. Tak jarang ketika jauh dari rumah, Gheriya sering kebingungan saat sakit atau membutuhkan konsultasi ke Faskes sekitar tempat prakteknya.
