”Padahal, sebenarnya pendiri-pendiri bangsa kita sejak dulu dan termasuk saya bertahun-tahun saya sudah ingatkan, mari kita bangun ekonomi kita dengan sasaran berdiri di atas kaki kita sendiri,” ujar Prabowo.
Presiden juga menekankan kebijakan ekonomi pemerintah harus berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945, dengan tujuan mencapai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Terkhusus dalam hal PHK, kepala negara berencana membuat Satuan Tugas (Satgas) PHK jika terjadi kemungkinan buruk yakni adanya gelombang PHK. “Bentuk segera Satgas PHK, libatkan pemerintah, libatkan serikat buruh, libatkan dunia akademi, libatkan rektor-rektor, libatkan BPJS Ketenagakerjaan,” tegas Prabowo.
Menanggapi rencana Presiden Prabowo, Direktur Utama BPJamsostek menyatakan, siap melaksanakan peran penting untuk membantu negara, yang secara khusus kepada seluruh pekerja. Untuk membantu pekerja siap menghadapi segala kemungkinan yang terjadi.
“Kondisi ekonomi global memang menantang, namun Indonesia adalah bangsa besar dengan sumber daya yang melimpah. Dengan kerja sama yang solid, kami optimistis bahwa kita dapat mengubah tantangan ini menjadi peluang untuk kemajuan bersama,” tutur Direktur utama BPJamsostek Anggoro Eko Cahyo.

