Peristiwa bermula pada Kamis (25/12) pagi hingga Jumat dini hari. Sekelompok masyarakat melakukan konvoi dan demonstrasi di Kota Lhokseumawe.
Freddy menjelaskan, selain mengibarkan bendera Bulan Bintang, massa dilaporkan mengeluarkan teriakan yang memicu reaksi publik di tengah suasana pemulihan Aceh pascabencana.
Setelah menerima laporan, Komandan Korem 011/Lilawangsa Kolonel Inf Ali Imran berkoordinasi dengan Polres Lhokseumawe. Personel Korem 011/Lilawangsa bersama Kodim 0103/Aceh Utara kemudian mendatangi lokasi aksi.
Aparat awalnya meminta massa menghentikan aksi dan menyerahkan bendera secara sukarela. Namun, karena imbauan tidak diindahkan, petugas melakukan pembubaran secara terukur guna mencegah eskalasi situasi yang lebih luas.
Saat proses pembubaran berlangsung, sempat terjadi adu mulut antara petugas dan massa. Dalam pemeriksaan di lapangan, aparat menemukan satu pucuk senjata api jenis Colt M1911 lengkap dengan magasin dan amunisi, serta senjata tajam jenis rencong.
Pihak-pihak yang kedapatan membawa senjata tersebut kini telah diamankan dan diserahkan ke pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.
