Saat pengecekan di tempat kejadian perkara (TKP) polisi juga mengamankan adanya senjata api di sekitar jasad korban BAS. Saat petugas cek TKP, pintu kamar sudah terbuka (tidak dikunci).
“Terkait penemuan mayat identitas BAS itu diduga kuat bunuh diri, kami sudah melakukan pengecekan di TKP dan berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit Polri untuk melakukan autopsi jenazah apakah murni bunuh diri atau ada keterkaitan kasus tindak pidana,” kata Kompol Seala dalam konfrensi pers kepada awak media di Mapolsek Pesanggrahan, Selasa (10/3/2026).
Guna memastikan kematian korban, Polsek Pesanggrahan menghadirkan Tim Kedokteran Pusdokkes Forensik Rumah Sakit (RS) Polri Kramat Jati, dr Farah Primadani Kaurow untuk menyampaikan langsung kepada publik terkait kasus penemuan mayat tersebut. (Joesvicar Iqbal)
