“Kehadiran kami adalah bentuk empati yang sejalan dengan pilar 3C, khususnya care, yaitu memastikan peserta dan keluarganya mendapatkan perhatian, perlindungan, dan layanan terbaik di tengah situasi sulit. Untuk perawatan, tidak ada batasan biaya, seluruhnya ditanggung hingga sembuh sesuai kondisi medis,” pungkas Trisna.
Sementara itu Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Pluit Tetty Widayantie menyampaikan duka cita yang mendalam atas musibah kecelakaan KRL yang merenggut nyawa pekerja. Tetty menilai peristiwa ini meninggalkan luka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan, sekaligus menjadi pengingat akan risiko yang dapat terjadi dalam aktivitas kerja sehari-hari.
“Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” katanya.
Tetty menegaskan pentingnya perlindungan melalui program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan kepastian bagi pekerja dan keluarganya. Tetty menyebut manfaat yang diberikan tidak hanya berupa santunan, tetapi juga perlindungan menyeluruh mulai dari perawatan hingga jaminan keberlangsungan hidup ahli waris.
