Khusus untuk kategori FIP Promises, Indonesia tahun ini dipercaya menggelar dua seri, yakni di Jakarta dan Bali. Menurutnya, kedua kota tersebut dipilih karena memiliki jumlah peserta dan antusiasme masyarakat yang paling tinggi terhadap olahraga padel.
“Jakarta dan Bali saat ini memiliki animo terbaik di Indonesia sehingga menjadi benchmark bagi provinsi-provinsi lain. Harapannya, tahun depan daerah-daerah lain bisa mengikuti jejak tersebut sehingga jumlah turnamen FIP Promises di Indonesia akan semakin banyak,” katanya.
Sementara itu, Head of FIP Promises Jaume Campistol memberikan apresiasi tinggi terhadap perkembangan padel Indonesia. Menurutnya, penyelenggaraan FIP Promises Jakarta menjadi salah satu yang terbesar di Asia.
“Tahun ini kami memiliki lebih dari 100 peserta internasional yang berasal dari 31 negara. Bahkan kami berhasil menggelar delapan kategori usia, mulai U-12, U-14, U-16 hingga U-18. Ini merupakan salah satu event terbesar di Asia,” ujar Jaume.
Ia menjelaskan, untuk membuka satu kategori dibutuhkan minimal empat peserta. Keberhasilan Indonesia menghadirkan seluruh delapan kategori menjadi bukti kuatnya pembinaan atlet usia muda.

