“Ini menunjukkan perkembangan padel di Indonesia berada pada jalur yang sangat baik,” katanya.
Jaume menambahkan Indonesia memperoleh kepercayaan menggelar empat turnamen FIP sepanjang 2026, yakni di Yogyakarta, Jakarta, Banten, dan Bali. Sementara FIP Promises hanya diberikan kepada Jakarta dan Bali karena kedua kota tersebut memiliki tingkat partisipasi tertinggi.
PBPI berharap keberhasilan penyelenggaraan FIP Bronze Jakarta 2026 menjadi momentum lahirnya lebih banyak turnamen internasional di berbagai daerah, memperkuat sistem pembinaan nasional, serta melahirkan atlet-atlet Indonesia yang mampu bersaing di level Asia hingga dunia.
Dengan ekosistem kompetisi yang semakin lengkap, mulai dari pembinaan usia dini, sistem ranking nasional, liga profesional hingga kejuaraan internasional, PBPI optimistis target menjadikan Indonesia sebagai kekuatan baru padel Asia dan mewujudkan mimpi tampil di Olimpiade 2032 semakin realistis. (bam)

