Ketua DPR Puan Maharani ikut menyoroti fenomena tersebut. Baginya, gelombang sekolah kosong murid ini menjadi peringatan serius bagi pemerintah untuk mengevaluasi kembali layanan pendidikan dasar di berbagai daerah.
“Munculnya sejumlah sekolah dasar negeri yang tidak memperoleh siswa baru di berbagai daerah harus menjadi alarm bagi Pemerintah untuk mengevaluasi kembali peta layanan pendidikan dasar nasional,” kata Puan, Rabu (15/7).
Beberapa alasan terjadinya krisis murid disebut-sebut lantaran menurunnya jumlah anak usia sekolah dan bergesernya preferensi masyarakat dalam memilih sekolah.
Terkait informasi itu, Puan meminta pemerintah melakukan pengecekam dam kajian lebih mendalam.
“Apakah memang ini merupakan gejala umum yang terjadi secara nasional, atau memang hanya berupa kasuistik di beberapa daerah. Mengidentifikasi masalah diperlukan agar penanganannya sesuai dengan apa yang terjadi,” ujarnya.
“Jika memang hanya kasuistis, pendekatannya bisa lebih khusus sesuai dengan kriteria setiap daerah,” kata dia.
