Seremoni penguasaan lahan tambang MSJ menunjukkan kolaborasi lintas sektor yang kuat. Aksi ini dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dari Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, serta dihadiri Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Kepala Kejaksaan Tinggi, dan Pangdam VI/Mulawarman.
Menurut Yusuf, penertiban ini merupakan kelanjutan dari program nasional yang sebelumnya telah menertibkan 3,7 juta hektare kebun sawit di kawasan hutan.
“Penertiban ini diharapkan menjadi sinyal keras bagi para pelanggar serta memperkuat tata kelola sektor kehutanan dan pertambangan di Kaltim,” ujarnya.
Gubernur Rudy Mas’ud menyampaikan dukungan penuh terhadap langkah strategis tersebut.
“Penertiban ini adalah upaya bersama seluruh unsur Forkopimda untuk menjaga kelestarian hutan dan sumber daya alam kita,” kata Rudy.
Ia menegaskan, Pemprov Kaltim akan terus mendukung penegakan hukum di sektor pertambangan dan perkebunan yang beroperasi tanpa izin di dalam kawasan hutan.
“Peningkatan tata kelola sumber daya alam ini menekankan pentingnya penegakan hukum, transparansi, dan akuntabilitas,” tegasnya.
