Secara parametrik, gempa tersebut tercatat memiliki Magnitudo 7,4 dengan episenter berlokasi di koordinat 4.844°Lintang Utara dan 76.242° Bujur Barat, tepatnya 5 km di sebelah selatan San José del Palmar, Kolombia, pada tanggal 10 Agustus 2026 pukul 19:34:28 WIB. Hiposenter gempa berada pada kedalaman menengah (intermediate-depth), yaitu 110,3 km di dalam kerak bumi.
Gempa bumi itu merupakan manifestasi langsung dari dinamika deformasi internal pada sistem subduksi aktif sepanjang Palung Peru-Chili. Lempeng Samudra Nazca menunjam secara aktif ke bawah Lempeng Benua Amerika Selatan.
Pelepasan energi (stress release) tidak terjadi di bidang kontak antarlempeng (interplate interface-megathrust), melainkan dipicu oleh deformasi internal, akumulasi regangan mekanis, serta patahan di dalam bagian slab litosfer samudra yang sedang menunjam tersebut.
“Sebagai gempa dalam-lempeng (intraslab earthquake), peristiwa ini memiliki perilaku perambatan gelombang seismik (ground motion) yang sangat khas,” urai Daryono, Kamis (13/8/2026).
