IPOL.ID-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjamin defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 akan tetap terkendali di bawah 3 persen. Dengan defisit yang terjaga, utang pemerintah dipastikan tetap terkontrol.
Purbaya menegaskan, pemerintah memiliki instrumen yang memadai untuk menjaga defisit tetap terkendali, termasuk melalui pengelolaan utang secara hati-hati, serta mendorong pertumbuhan ekonomi guna mengoptimalkan pendapatan negara.
“Masalah defisit bukan sesuatu yang tidak bisa kita kontrol. Kita akan mengontrol itu. Saya tidak akan lewat dari batas itu. Jadi Anda tidak usah takut saya berutang tidak terkendali,” tegasnya dalam acara Economic Outlook di Graha CIMB Niaga, Jakarta, Kamis (12/2/2026).
Pemerintah menetapkan target defisit APBN 2026 sebesar Rp 689,1 triliun atau setara 2,68 persen dari PDB. Target pendapatan negara di patok Rp 3.153,5 triliun untuk menopang belanja negara sebesar Rp 3.842,7 triliun.
Pendapatan tersebut bersumber dari penerimaan pajak sebesar Rp 2.357,7 triliun, kepabeanan dan cukai Rp 335 triliun, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Rp 459,2 triliun, serta hibah Rp 660 miliar.
