Ipol.idIpol.id
Aa
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Reading: Golok sebagai Pakaian, Identitas Raja hingga Pejabat Sejak Zaman Baheula…
Share
Ipol.idIpol.id
Aa
Cari berita disini...
  • Home
  • News
  • Nasional
    • Jabodetabek
    • Jakarta Raya
    • Nusantara
  • Internasional
  • Politik
  • Hukum
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Si Ipol
  • Opini
  • More
    • Video
    • Gaya hidup
    • Sosok
    • Tekno/Science
    • Galeri
    • Indeks Berita
Follow US
  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Ipol.id > Headline > Golok sebagai Pakaian, Identitas Raja hingga Pejabat Sejak Zaman Baheula…
Headline

Golok sebagai Pakaian, Identitas Raja hingga Pejabat Sejak Zaman Baheula…

Iqbal
Iqbal Published 17 Jul 2022, 18:02
Share
11 Min Read
GOLOK 1
Pengrajin Golok, Aken Sutra Sukendar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Foto: Joesvicar Iqbal/ipol.id
SHARE

Dalam pembuatan golok, dia bekerja sama dengan perajin di Bandung, Jawa Barat. Seperti Kang Deni, Egi, Maman, Jajang Toet, Abah Masambas dan teman-teman di Ciwidey yang ahli mengukir. “Untuk mengkombinasikan golok pakem dengan ukiran, ukirannya pun pakem,” tambahnya.

Lebih jauh Aken menginformasikan, golok merupakan/sebagai identitas, benda budaya dan koding. Bahwa dulu golok lurah, camat beda dengan gubernur, beda dengan golok raja. Sekelas jawara, satria itu beda goloknya dengan RT.

Biasanya, jelas dia, golok dulunya dipakai sebagai status sosial yang tercermin pada masyarakat. Zaman dulu belum ada identitas/KTP. “Apa buktinya dia lurah? Dulu raja ngasih golok sebagai identitas seseorang, contoh jika diundang oleh raja gak bisa datang, perwakilannya bisa datang membawa golok. Jadi raja tahu oh ini anak lurah atau cucunya lurah. Itu sebagai identitas,” tambahnya.

Sehingga golok pakem memiliki kelas tersendiri. Yang membedakan golok, pertama dari bahan dasarnya. Kedua teknik cara pembuatan, dan ketiga status sosial.

Baca Juga

OKS
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Ingin TMII Kian Dikenal oleh Generasi Baru
Ajak Para Tamu Mengenal Budaya Betawi, Hotel Ciputra Jakarta Hadirkan Paket Menginap ‘Stay the Betawi Way’
Malam Tahun Baru 2026 di TMII, Pengunjung Nantikan Konser Slank
Previous Page123456789Next Page
GN

Follow Akun Google News Ipol.id

Jangan sampai kamu ketinggalan update berita menarik dari kami
TAGGED: budaya betawi, Pencak silat, sejarah golok, senjata tajam, TMII
Share this Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram Copy Link
Previous Article ginting s Libas Kodai Naraoka di Final Singapore Open 2022, Ginting Hapus Dahaga Gelar 2,5 Tahun
Next Article kotaku Program KOTAKU Puday-Lapulu Tingkatkan Kualitas Masyarakat Sulawesi Tenggara

TERPOPULER

TERPOPULER
IMG 20260524 WA0088
HeadlineNews

Ramalan Zodiak Pekan Ini 24–31 Mei 2026: Ada Kabar Mengejutkan soal Cinta dan Rezeki

Olahraga
Hydroplus Soccer League Surabaya 2026: Tigers Football Academy dan Arema FC Women Berbagi Gelar di Dua Kategori Umur
24 May 2026, 08:43
HeadlineOlahraga
Meski kalah di Markas Valencia, Barca Tetap Juara La Liga
24 May 2026, 07:25
News
RSC-WSC Gelar Temu Kangen: Edukasi Lawan Love Scam
24 May 2026, 13:15
Jakarta Raya
Kejar 20 Target Ranperda Pada 2026, Bapemperda Geber Pembahasan di Triwulan II
24 May 2026, 13:24
Ipol.idIpol.id
Follow US

IPOL.ID telah diverifikasi oleh Dewan Pers
Sertifikat Nomor 1084/DP-Verifikasi/K/IV/2023
https://dewanpers.or.id/data/perusahaanpers

Copyright © IPOL.ID. All Rights Reserved.

  • Redaksi
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Standar Perlindungan Profesi Wartawan IPOL.ID
  • Privacy Policy
  • Disclaimer
Logo Ipol.id Logo Ipol.id
Welcome Back!

Sign in to your account

Lost your password?