“Sekarang alhamdulillah ke mana-mana sendiri. Terbang ke Bali sendiri sudah tidak masalah. Keliling Jawa juga sudah bisa,” katanya sambil tertawa kecil.
Kemandirian itu bukan hanya soal mobilitas, tetapi juga keberanian mengambil keputusan hidup dan bertanggung jawab atas pilihan-pilihannya sendiri.
Pendidikan sebagai Hak, Bukan Pengecualian
Bagi keluarga Aida, pendidikan bukanlah privilese, melainkan hak yang harus diperjuangkan. Orang tuanya tidak pernah membatasi langkah Aida hanya karena kondisi fisiknya.
“Di lingkungan pesantren, sering kali penyandang disabilitas hanya disimpan di rumah. Tapi saya beruntung. Orang tua saya membuka banyak pintu dan memberi kepercayaan,” tutur Aida.
Kepercayaan itu ia bayar dengan prestasi akademik yang konsisten. Ia membuktikan bahwa kesempatan yang setara akan melahirkan potensi yang luar biasa.
Lolos Beasiswa LPDP Sekali Coba
Tahun 2022 menjadi salah satu titik penting dalam perjalanan hidup Aida. Ia mengikuti seleksi Beasiswa LPDP—program beasiswa prestisius dari pemerintah Indonesia—dan berhasil lolos dalam satu kali percobaan.

