Sementara itu, Ketua Komite SMAN Bandarkedungmulyo, Irianto, angkat bicara menanggapi keluhan sejumlah wali murid yang mengaku keberatan atas tagihan uang gedung, infak bulanan, hingga pembelian seragam sekolah.
Irianto menyebut, sejak awal pihak komite telah mengundang wali murid untuk berkoordinasi terkait kebutuhan pembiayaan pendidikan siswa. Dalam pertemuan tersebut, kata dia, banyak wali murid yang menyampaikan keberatan dan meminta keringanan.
“Saat saya kumpulkan wali murid, memang banyak yang mengeluh keberatan dan minta keringanan,” kata Irianto kepada wartawan.
Ia mengakui, dalam rapat tersebut disampaikan rincian kebutuhan biaya pendidikan per siswa. Namun, menurutnya, ada satu penekanan utama yang selalu ia sampaikan.
“Yang paling saya tekankan, jangan sampai ada siswa yang keluar dari sekolah hanya karena tidak bisa bayar,” katanya.
Terkait keluhan wali murid yang mengaku sudah mengajukan keringanan namun tidak mendapat tindak lanjut, Irianto menyebut persoalan tersebut muncul akibat perbedaan persepsi.
