Irianto mengklaim, ada sejumlah siswa di SMAN Bandarkedungmulyo yang seluruh tagihannya dibebaskan karena kondisi ekonomi keluarga yang tidak mampu.
“Banyak yang tagihannya kami nolkan,” kata dia.
Irianto mengakui terdapat perbedaan pemahaman terkait mekanisme keringanan biaya. Menurutnya, komite tidak langsung memangkas nominal tagihan di awal, melainkan meminta wali murid menyampaikan kemampuan pembayaran terlebih dahulu.
“Saya sampaikan, ibu punya uang berapa, kemampuan berapa, kurangnya berapa. Nanti bisa ditata. Ikhtiar dulu,” ucapnya. (far)
