Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an waladi… (sebutkan nama anaknya) fardhan lillāhi ta’ālā.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak laki-lakiku…. (sebutkan nama anaknya), fardu karena Allah Ta’ala.”
Niat Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنْ بِنْتِي … فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘an binti … (sebutkan nama anaknya) fardhan lillāhi ta’ālā.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk anak perempuanku…. (sebutkan nama anaknya), fardu karena Allah Ta’ala.”
Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri dan Keluarga
نَوَيْتُ أَنْ أُخْرِجَ زَكَاةَ الْفِطْرِ عَنِّي وَعَنْ جَمِيْعِ مَا يَلْزَمُنِيْ نَفَقَتُهُمْ شَرْعًا فَرْضًا لِلّٰهِ تَعَالَى
Nawaitu an ukhrija zakatal fitri ‘anni wa ‘an jami’i ma yalzamuni nafaqatuhum syar’an fardhan lillāhi ta’ālā.
Artinya: “Aku niat mengeluarkan zakat fitrah untuk diriku dan seluruh orang yang nafkahnya menjadi tanggunganku, fardu karena Allah Ta’ala.”
Niat Zakat Fitrah untuk Orang yang Diwakilkan
