Distinguished professor dan endowed professor adalah gelar prestisius dan tertinggi sebagai pengakuan atas prestasi dan pencapaian seorang akademisi di perguruan tinggi AS.
Perjalanan Teruna Siahaan: Dari Medan ke Kansas
Lahir di Medan, Sumatra Utara, perjalanan Prof Teruna Siahaan untuk menjadi akademisi terkemuka di Amerika Serikat ditandai oleh kegigihan, kemampuan beradaptasi, dan komitmen pada keunggulan. Dia menempuh pendidikan dasar di Sekolah Methodis, dan pendidikan menengahnya di SMP dan SMA St. Thomas, semuanya di Medan. Tahun-tahun formatif ini meletakkan dasar bagi minatnya dalam bidang kimia, yang kemudian ditekuninya ketika melanjutkan studi perguruan tinggi di Universitas Indonesia (UI) di Jakarta.
Teruna mengatakan, pada 1981 selama masa kuliahnya di UI, momen penting terjadi pada dirinya. Ketika itu dia bertemu dan diwawancarai oleh Prof George Wilson dari Universitas Arizona (U of A) yang mengunjungi Universitas Indonesia.
Bagaikan pepatah “pucuk dicinta ulam tiba,” Prof Wilson ternyata terkesan oleh potensi Teruna dan kemudian merekrutnya sebagai calon mahasiswa pascasarjana, sekaligus menjadi asisten dosen di Jurusan Kimia U of A, mulai musim gugur 1982. Kesempatan itu menandai awal karier akademisnya di Amerika Serikat. Dia menyelesaikan gelar PhD bidang kimia dalam waktu empat tahun, sebuah prestasi mengesankan yang menunjukkan dedikasi dan kemampuannya untuk beradaptasi dengan tuntutan pendidikan tinggi Amerika yang sangat ketat.
